Desember 13, 2008 by th13n4
Masyarakat Banjar mengenal berbagai jenis upacara mandi. Ada upacara mandi sebagai sebagai sarana penyembuhan penyakit, mandi untuk syarat amalan, mandi menjelang kawin dan mandi bagi wanita yang pertama kali hamil.
Tidak semua wanita yang partama kali hamil harus menjalani upacara mandi. Yang harus menjalaninya ialah mereka yang berasal dari keturunan yang memang secara turun temurun harus menjalaninya. Akan tetapi, ada sesuatu hal yang dapat mengharuskan seorang calon ibu untuk menjalani upacara mandi meskipun ia bukan berasal dari keturunan yang wajib menjalaninya. Hal tersebut dapat terjadi jika bayi yang berada dalam kandungannya mengharuskan calon ibu untuk melakukan upacara mandi tersebut. Menurut kepercayaan orang Banjar, apabila upacara tersebut dilalaikan atau bahkan tidak dilaksanakan dapat menyebabkan yang bersangkutan atau salah seorang kerabat dekat di “ pingit”. Sebagai akibat dari peristiwa “ pemingitan” itu proses kelahiran dapat berjalan lambat.
Masyarakat Banjar mengenal beberapa istilah mandi hamil. Salah satu diantaranya adalah upacara mandi “ Tian Mandaring” atau sering pula disebut upacara mandi “ Bapagar Mayang”. Baca entri selengkapnya »
Tag: Add new tag
Ditulis dalam MK Penelitian | Leave a Comment »
Juni 6, 2008 by th13n4
Ditulis dalam MK Antropologi | Leave a Comment »
Juni 6, 2008 by th13n4
Ditulis dalam MK Antropologi | Leave a Comment »
Juni 6, 2008 by th13n4
Ditulis dalam MK Antropologi | Leave a Comment »
Juni 6, 2008 by th13n4
Ditulis dalam MK Antropologi | Leave a Comment »
Juni 6, 2008 by th13n4
By MARTINA
Migrasi atau perpindahan selalu terjadi di muka bumi. Individu-individu atau kelompok yang melakukan migrasi akan membawa serta unsur-unsur kebudayaannya yang kemudian akan terjadilah kontak dengan pendukung kebudayaan yang didatangi.
Pada proses akulturasi sangat dipengaruhi oleh individu-individu atau kelompok yang membawa kebudayaan serta bagaimana respon dari pendukung kebudayaan yang didatangi. Jika si pembawa kebudayaan mampu menyampaikan kebudayaannya dengan cara yang baik, tentunya akan mendapat sambutan yang baik pula dari pendukung kebudayaan yang didatangi,
Akulturasi adalah proses sosial yang timbul bila suatu kelompok manusia dengan kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur-unsur kebudayaan asing dengan sedemikian rupa, Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam MK Antropologi | Leave a Comment »
Juni 6, 2008 by th13n4
Ditulis dalam MK Antropologi | Leave a Comment »
Juni 6, 2008 by th13n4
· By MARTINA
Kepribadian adalah susunan unsur-unsur akal dan jiwa yang menentukan tingkah laku individu dan merupakan pembeda antara individu yang satu dengan individu yang lainnya. Kepribadian sendiri disusun oleh unsur-unsur seperti pengetahuan, perasaan dan dorongan naluri.
Dari ketiga unsur-unsur pembentuk kepribadian tersebut, terdapat dua unsur yang berlaku secara umum atau dengan kata lain dimiliki oleh manusia dan binatang. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam MK Antropologi | Leave a Comment »
Juni 6, 2008 by th13n4
· By MARTINA on Mar 6, 2008 | Reply
Kebudayaan merupakan keseluruhan aspek pemikiran manusia yang kemudian diaplikasikan dalam bentuk tindakan yang akan menghasilkan suatu karya melalui proses pembelajaran. Apapun tindakan manusia jika dilakukan melalui proses pembelajaran dapat dikatakan sebagai “kebudayaan”.
Semakin banyak seseorang belajar, semakin berkembang gagasan-gagasan atau ide-idenya, semakin banyak karya yang akan dihasilkannya dan tentunya akan semakin berbudayalah ia. Intinya ” belajar adalah kebudayaan” dan ” kebudayaan dihasilkan melalui proses belajar”. Proses belajar kebudayaan sendiri dapat dilakukan dengan mengembangkan bakat bawaan yang ada pada dirinya sejak ia lahir dalam kepribadian individualnya (internalisasi), berinteraksi dengan kebudayaan masyarakat lingkungannya (sosialisasi) dan mempelajari serta menyesuikan alam pikiran juga sikapnya dengan adat-istiadat, sistem norma dan peraturan-peraturan yang hidup dalam kebudayaannya ( enkulturasi).
Kebudayan diciptakan oleh manusia, dan akan mempengaruhi kehidupan manusia yang menciptakannya. Kebudayaan hanya ada pada mahkluk yang bernama “manusia”. Karena untuk menciptakan suatu kebudayaan memerlukan gagasan-gagasan yang akan dituangkan dalam bentuk tindakan dengan melalui “proses belajar dan proses berpikir” yang hanya dapat dilakukan oleh manusia. Hal ini tentu berbeda dengan binatang yang bertindak hanya dengan mengandalkan nafsu dan insting atau naluri
Ditulis dalam MK Antropologi | Leave a Comment »
BAZAR FKIP
Bazar adalah suatu kegiatan pencarian dana berupa pasar murah yang hanya dilaksanakan pada waktu-waktu tertentu atau bersifat insidentil. Salah satu contoh bazar dapat kita jumpai di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Bazar ini dikelola oleh mahasiswa FKIP dengan meminta izin dan persetujuan pada Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP.
Berdasarkan pengelolaannya, bazar yang diselenggrakan di FKIP terbagi dua. Yang pertama adalah bazar yang dikelola oleh mahasiswa yang berasal dari berbagai program studi FKIP. Mereka tergabung dalam Forum Studi Islam Al-Furqan (FSI Al-Furqan) yang biasanya menyelenggrakan bazar setiap 2 bulan sekali. Tujuan diselenggarakannya adalah untuk memperoleh dana bagi kelangsungan organisasi FSI Al-Furqan itu sendiri. Yang kedua adalah bazar yang dikelola oleh mahasiswa per program studi. untuk jenis pengelolan bazar per program studi , sekarang ini baru ada 1 program studi yang mengelola, yakni program studi Fisika. Bazar program studi Fisika ini tergabung dalam Physics Islamic Center Al-Hidayah (PIC Al- Hidayah). Bazar PIC Al-Hidayah diselenggarakan hanya pada momen-momen tertentu. Dan tujuan diselenggarakannya adalah untuk mencari dana agar semua program kerja PIC dapat terlaksana Baca entri selengkapnya »